hello_indosiar.gif

Bagi penggemar Lee Da Hae dan Lee Ji Hon, kini saanya mematut-matut wajah mereka dalam drama serial Korea Hello! Miss (Hello! My Lady) di layar Indosiar, setiap jam 15.30 WIB, Senin-Jumat.

Tak salah serial Hello! Miss yang disutradarai Lee Min Hong ini terpilih sebagai salah satu serial Korea Terbaik di antara 10 pilihan di tahun 2007 ini. Dan tak perlu pula heran, karena para sineas Korea terkenal jago meramu cerita. Meski bercerita tentang warisan leluhur Korea, jangan takut serial ini tak bakal sama dengan filem ataupun drama seri Korea lainnya yang pernah Anda tonton.

Kisah Drama yang diangkat dari novel Kimchi Mandu dan skenarionya ditulis oleh Park Young Sook ini bermula dari usaha seorang wanita muda yang ingin tetap menjaga warisan leluhurnya yang telah berusia 300 tahun. Sebuah rumah warisan yang bernama Hwa Ahn Dang membutuhkan banyak dana untuk direnovasi dan tetap dipelihara.

Wanita muda yang diperankan dengan apik oleh Lee Dae Hae – sebelumnya sukses lewat serial My Girl bersama Lee Dong Wook – memerankan tokoh yang polos, kocak dan berpendirian. Lika-likunya mempertahankan Hwa Ahn Dang sebagai generasi penerus yang ke- 38 membuatnya bertemu dan jatuh cinta dengan Lee Ji Hon yang berperan sebagai Huang Dong Gye. Huang Dong Gye yang sebelumnya bersikukuh ingin membeli Hwa Ahn Dang atas perintah kakeknya, berbalik arah melindungi Hwa Ahn Dang dari ambisi kakeknya.

Bagi yang penasaran jalan ceritanya, silahkan simak sinopsis lengkap serial tersebut di blog ini:

Sumber: Sinema Korea @ ABN

reuni-ph.jpg

Hampir setiap tahun, semua televisi Korea secara teratur menggelar acara penghargaan akbar untuk memberi apresiasi terhadap kerja keras para aktor dan aktrisnya. Kali ini, giliran MBC yang melakukannya pada tanggal 30 Desember 2006.

Nominasi yang diperkirakan bakal berlangsung seru adalah Aktor dan Aktris Terbaik, dan bisa ditebak siapa nominator yang paling ditunggu-tunggu : Joo Ji-hoon dan Yoon Eun-hye yang dikenal lewat Princess Hours yang ditayangkan Indosiar.

Pembacaan nominasi tersebut dilakukan di Namsan Seoul Tower beberapa waktu lalu, yang sekaligus menghadirkan keduanya. Bagi Ji-hoon dan Eun-hye, itulah pertemuan pertama mereka sejak promosi Princess Hours bulan Maret 2006 silam.

Sama seperti ‘pasangan’ lain yang telah lama tidak bertemu, mereka sempat canggung saat berbicara. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama sampai keduanya kembali akrab. Saking dekatnya, suasana Princess Hours sempat terasa di lokasi.

Pihak produser Princess Hours, yang kabarnya sedang mempersiapkan sekuel yang bakal dibintangi hampir semua bintang utamanya ikut berkomentar, “Popularitas Goong bisa dilihat dari sambutan yang diberikan terhadap Joo Ji-hoon dan Yoon Eun-hye saat keduanya tampil di Seoul, tepuk tangan tidak berhenti membahana.”

Dan tentu saja sebagai nominator, baik Ji-hoon maupun Eun-hye bakal hadir dalam perhelatan akbar MBC tersebut. Siapa setuju mereka jadi pasangan terbaik??????

Sumber : Indosiar

goog2.jpg

shin-hye.jpg
Park Shin Hye sebagai Shin Sae Ryung
heo_yi_jae.jpg
Heo Yi Jae sebagai Yang Soon-Ae
se7en.jpg
Se7en sebagai Lee Hoo
Rasanya sih kurang sreg kalo pemeran seri lanjutan Princess Hours beda dari seri yang pertama. Tapi yah, gimana lagi.

Kangen juga sih sama keluguan dan wajah lucu Shin Chae-kyoung; sama wajah dingin Pangeran Lee Shin; atau si rese Min Hyo-rin yang suka maju tak gentar; atau wajah imut Yool, si pangeran telantar.

Meneruskan sebuah serial memang tidak mudah karena pasti ada tuntutan dari penggemar lama supaya minimal bisa sukses seperti pendahulunya, hal itu juga yang dialami oleh Princess Hours alias Goong.

Cukup lama mengadakan seleksi, akhirnya muncul juga satu nama yang dipercaya bakal membuat Goong 2 tidak kehilangan daya magisnya meski menampilkan cerita yang berbeda dengan sekuel pertamanya. Sebagai langkah pertama, dipilih nama Se7en sebagai pemeran utama pria.

Selain Se7en, yang bakal menggunakan nama aslinya Choi Dong-wook, Goong 2 juga menampilkan Heo Yi-jae yang didapuk sebagai ‘pengganti’ peran utama wanita yang sebelumnya dilakoni Yoon Eun-hye, Kang Doo, dan Park Shin-hye.

Sekuel Goong sendiri bakal mengisahkan tentang Lee Hoo yang tanpa disadarinya memiliki darah biru, hidupnya sehari-hari adalah mengantar makanan di sebuah restoran. Semua berubah setelah pihak kerajaan berhasil melacak, kemudian mengajaknya untuk masuk ke istana.

Di sana ia harus menghadapi beberapa pihak yang tidak menyukainya, mulai dari Lee Joon yang sejak kecil sudah dilatih untuk menjadi pewaris tahta sampai Shin Sae-ryong seorang gadis kaya yang selalu menjadi nomor satu dalam segala hal.

Yang cukup mengejutkan adalah pemilihan Shin-hye yang justru bukanlah sebagai pemeran utama wanita, mengingat reputasi gadis kelahiran 1990 yang mencuat lewat Stairway to Heaven itu jauh lebih mengkilap dari Yi-jae.

Untuk itu, Hwang In-roi yang memilih sendiri keempat artis tersebut punya alasan tersendiri. Menurutnya meski muda, Shin-hye mempunyai kemampuan untuk menampilkan karakter kompleks seperti Shin Sae-ryong yang cerdas, ambisius dan sedikit pongah.

Asal tahu saja, sutradara Hwang semula dikabarkan berniat merekrut gadis yang masih duduk di bangku SMU itu untuk tampil di Princess Hours, namun akhirnya dibatalkan karena usianya yang masih muda dan dikuatirkan tidak klop dengan Joo Ji-hoon, Kim Jeong-hoon, dan Song Ji-hyo.

Link

Baca juga: Princess Hours

kwonsangwoo_a_060811.jpg

Jepang nampaknya telah menjadi perhentian favorit bagi para aktor besar Korea. Setelah Bae Yong-jun, kini giliran Kwon Sang-woo yang muncul untuk menyapa para penggemarnya di negeri Matahari Terbit.

Kali ini, kedatangannya adalah dalam rangka pemutaran perdana film terbarunya Almost Love yang dibintangi bersama Kim Ha-neul. Pria yang populer lewat Stairway to Heaven dan Sad Love Song ini ikut serta menonton pemutaran perdana yang digelar beberapa hari silam bersama para penggemarnya.

Begitu sosoknya  muncul di tempat acara, serempak para penggemarnya langsung menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun secara bersama-sama. Keruan saja itu membuat Sang-woo terkejut, dan langsung mengucapkan bahwa sambutan penggemar yang begitu ramah membuatnya serasa berulang tahun setiap hari.

Tidak hanya dijamu oleh pria kelahiran 1976 itu, para fans juga terhibur oleh pemunculan sebuah grup komedi setempat yang memparodikan Almost Love. Bahkan mereka sempat dibuat cekikikan oleh penampilan dan gaya rambut para personilnya yang mirip dengan tokoh di film yang diperankan Sang-woo.

DVD pembuatan Almost Love yang bakal dirilis tanggal 16 Agustus 2006 itu sendiri telah mengundang minat banyak orang, dan sempat tercatat sebagai salah satu DVD yang paling banyak dipesan selama tiga hari berturut-turut.Rencananya, DVD tersebut
berisi dua keping dan menampilkan wawancara dengan pihak kru dan (tentunya) para artis yang terlibat dan tampil di Almost Love.

Kisah Almost Love :

Almost Love mengisahkan dua sahabat yang telah berteman sejak kecil. Mereka tumbuh bersama dan rumah mereka pun berdekatan. Ji-Hwan (yang diperankan Kwon Sang-Woo) sangat terinspirasi dan mengidolakan bintang film Hong Kong Jacky Chan dan ia pun
bercita-cita ingin seperti tokoh pujaannya itu. Maka tak heran Ji-Hwan hampir setiap hari latihan kung fu, supaya bisa sejago Jacky Chan.

Sedangkan sahabat karibnya Dal-rae (diperankan Kim Ha-Neul) berkeinginan besar untuk menjadi seorang artis. Ia harus berjuang melawan rasa minder dan tidak percaya dirinya setiap kali ia mengikuti audisi. Sama seperti sahabanya, Dal-rae selalu latihan akting di depan cermin. Puncaknya saat ia kecewa, lagi-lagi tidak diterima untuk sebuah peran saat audisi, Dal-rae aja-aja fighting latihan akting tanpa malu-malu di depan banyak orang dalam sebuah bus. Ia tidak peduli dipandang aneh, bahkan ditertawakan orang.

Setiap harinya mereka sering bertengkar, saling mengejek, namun sebenarnya mereka saling peduli satu sama lain. Ini terlihat saat Dal-rae yang mengomel melihat kaus kaki Ji-Hwan yang tidak pernah dicuci hanya dijemur saja. Dal-rae pun tanpa sungkan-sungkan mencucinya di depan ayah Ji-Hwan, bahkan di depan teman dekatnya (kekasihnya) Young-Hoon.

Young-Hoon adalah teman Ji-Hwan dalam satu klub taekwondo. Sementara Ji-Hwan juga mempunyai teman kencan yang glamor dan cantik. Saling cemburu di antara dua sahabat lama ini pun tak terelakkan lagi. Hingga akhirnya Ji-Hwan kehilangan sebelah kakinya.

shg.gif ksw.jpg

full01.jpg
Inilah aktris, aktor, drama dan film yang paling dicari pengunjung situs HanCinema.net

  • Drama paling dicari: Full House
  • Aktris paling dicari: Song Hye Gyo
  • Aktor paling dicari: Kwon Sang Woo
  • Drama of the Week: You’re my Sunshine

lake_house.jpg il_mare.jpg

Setelah film My Sassy Girl, satu lagi film Korea yang berhasil memikat kalangan Hollywood, yaitu Love Letter Box. Film Love Letter Box atau yang juga bisa disebut Siworae atau Il Mare yang ditayangkan pada tahun 2000 itu disutradari oleh Hyun-seung Lee. Film ini ditulis oleh Jina Yeo berdasarkan karya novelis kondang Korea Jiro Asada. Versi Korea-nya film ini dibintangi oleh Jeon Ji-Hyeon berperan sebagai Un-ju – yang juga menjadi pemeran utama wanita dalam My Sassy Girl—yang beradu akting dengan Lee-Jeong-Jae sebagai Sung-hyon.

Dalam versi Hollywood, film ini bersalin nama menjadi The Lake House, disutradarai oleh Alejandro Agresi yang dibantu David Auburn sebagai penulis naskah. Sedangkan sebagai tokoh utama film yang diproduseri Warner Bros Pictures ini kembali menyandingkan Keanu Reeves dan Sandra Bullock setelah pertemuan mereka sebelumnya di film box office Speed.

Love Letter Box bercerita tentang Sung-Hyon (Lee Jeong-Jae) yang hidup di tahun 1997 menerima surat dari Un-ju (Jeong Ji-Hyeon) seseorang yang hidup 2 tahun berikutnya (1997). Keduanya mulai berkomunikasi meski terpisah jarak dan waktu. Apakah dua orang yang berbeda zaman itu akan bertemu dan bahagia selamanya? Atau apakah mereka tetap saling terpisah dengan kehidupan masing-masing?

Dalam film The Lake House (dikutip dari Koran Tempo, edisi Jumat, 14 Juli 2006) dikisahkan sebuah rumah kaca yang lengang di antara daun-daun cokelat yang berjatuhan ke tanah. Berada di depan sebuah telaga yang berkilauan bila tertimpa sinar mentar, rumah itu memang memiliki pemandangan menakjubkan. Meski berat untuk meninggalkannya, dr. Kate Forster (Sandra Bullock) harus segera menempati apartemen barunya yang terletak di sebuah sudut kota Chicago.

Sebelum pergi, ia meninggalkan sepucuk surat buat penyewa rumah selanjutnya. Surat yang ia letakkan di kotak pos dekat jembatan kayu di depan rumah danau itu, ternyata menjadi penghubung dengan arsitek muda yang menempati rumah itu, Alex Wyler (Keanu Reeves). Hanya ada satu masalah, mereka terpisah oleh waktu.

Dalam surat balasannya, Wyler menyebutkan bahwa sebelum ia tinggal di rumah kaca itu, belum pernah ada orang yang tinggal di sana. Setelah perdebatan dalam beberapa kali korespondensi, mereka baru sadar bahwa Wyler hidup pada tahun 2004, sedangkan Forster hidup pada 2006.

Meski terpisah waktu, keduanya terlibat jalinan asmara yang dalam. Demi cintanya, Wyler pun menyempatkan diri untuk menenui Forster pada 2004, meski gadis yang tengah menempuh kuliah residen dokter itu tak menyadari siapa Wyler sebenarnya.

Secara logika, film ini mungkin akan menimbulkan banyak pertanyaan bagi penonton. Misalnya, mengapa Wyler tak mendekati Forster saat bertemu pada tahun 2004? Juga pertanyaan tentang seekor anjing yang ternyata juga menjadi milik mereka berdua dalam periode yang berbeda.

Namun yang pasti, kedua film ini, baik yang dikemas ala Korea mupun Hollywood mampu mengemas aroma cinta di antara dua tokoh utamanya. Sehingga, meski terganggu dengan logika cerita, penonton seperti dituntun untuk menekuri gambar-ganbar indah sembari menunggu apakah keduanya bertemu.

Satu hal yang patut diacungi jempol, sutradara Hollywood dengan “gentle” menyebutkan karyanya sebagai karya adaptasi dari film Korea. Jauh berbeda dengan sutradara Indonesia yang tidak pernah mau berbesar hati, yang jelas-jelas telah menjiplak karya orang lain (Princess Hours), tanpa mau menyebutkan sumbernya, seperti sinetron Benci Bilang Cinta yang tengah diputar di SCTV.

byj.jpg
Tudingan jiplak-menjiplak ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di Korea Selatan. Yang cukup mengejutkan, tudingan tersebut diarahkan pada salah satu serial yang sedang ditunggu-tunggu kehadirannya Great King Four Gods Story yang dibintangi oleh aktor papan atas Korea Bae Yong-jun dan sedang melakukan syuting di wilayah Kyrgyztan.

Berita itu pertama kali tercetus karena adanya faktor kemiripan setting cerita yang bertema kerajaan dengan komik negeri Ginseng yang berjudul Barameui Nara alias Nation of the Wind. Kabarnya, tak kurang dari pihak MBC yang dikenal ahli dalam meramu serial bertema masa lalu ikut ketar-ketir.

Namun belakangan, pengadilan Distrik Seoul mengeluarkan keputusan yang cukup melegakan bagi para kru. Menurut mereka, tudingan plagiatisme yang disampaikan sama sekali tidak berdasar.

Berbeda dengan berita yang beredar, saat ini proses produksi berjalan lancar dan “Serial ini dijamin bakal memikat,” tutur Park, sang sutradara. Penggemar BYJ di Indonesia pasti udah gak sabar lagi. Link

  • Situs web BYJ